Web Engineering
Instalasi Wordprecessor tinyMCE
langkah-langkah untuk instalasi tinyMCE.

1. Download File tinyMCE  lengkap disini

2. Ekstrak file tersebut ke sebuah folder atau apabilan kita bekerja dengan framework ekstak file tersebut ke folder yang menangani tentang design dan tampilan web.

3. Setalah ekstrak maka buatlah sebuah file example baik berbasis php ataupun HTML

4. Pada bagian header  (antara <head> dan </head> sertakan script berikut :

<!– TinyMCE –>
<script type=”text/javascript” src=”../jscripts/tiny_mce/tiny_mce.js“></script>
<script type=”text/javascript”>
tinyMCE.init({
// General options
mode : “textareas”,
theme : “advanced”,
plugins : “safari,pagebreak,style,layer,table,save,advhr,advimage,advlink,

emotions,iespell,inlinepopups,insertdatetime,preview,media,searchreplace,

print,contextmenu,

paste,directionality,fullscreen,noneditable,visualchars,nonbreaking,xhtmlxtras,

template,wordcount”,

// Theme options
theme_advanced_buttons1 : “save,newdocument,|,bold,italic,underline

,strikethrough,|,justifyleft,justifycenter,

justifyright,justifyfull,styleselect,formatselect,fontselect,fontsizeselect”,
theme_advanced_buttons2 : “cut,copy,paste,pastetext,pasteword,|,search,

replace,|,bullist,numlist,|

,outdent,indent,blockquote,|,undo,redo,|,link,

unlink,anchor,image,

cleanup,help,code,|,insertdate,inserttime,

preview,|,forecolor,backcolor”,
theme_advanced_buttons3 : “tablecontrols,|,

hr,removeformat,visualaid,|

,sub,sup,|,charmap,

emotions,iespell,media,advhr,|,print,|,ltr,rtl,|,fullscreen”,

theme_advanced_buttons4 : “insertlayer,moveforward

,movebackward,absolute,

|,styleprops,|,cite,abbr,acronym,del,ins,attribs,|,visualchars,

nonbreaking,template,pagebreak”,
theme_advanced_toolbar_location : “top”,
theme_advanced_toolbar_align : “left”,
theme_advanced_statusbar_location : “bottom”,
theme_advanced_resizing : true,

// Example content CSS (should be your site CSS)
content_css : “css/content.css”,

// Drop lists for link/image/media/template dialogs
template_external_list_url : “lists/template_list.js”,
external_link_list_url : “lists/link_list.js”,
external_image_list_url : “lists/image_list.js”,
media_external_list_url : “lists/media_list.js”,

// Replace values for the template plugin
template_replace_values : {
username : “Some User”,
staffid : “991234″
}
});
</script>
<!– /TinyMCE –>

Perhatikan bagian yang dicetak tebal

  • ../jscripts/tiny_mce/tiny_mce.js” : Merupakan letak file tiny_mce.js. Bagian ini harus disesuaikan dengan folder yang kita punya
  • theme_advanced_buttons1 . Merupakan bagian baris icon yang nantinya bisa dihilangkan apabila kita tidak membutuhkan fasilitas tersebut. Begitu juga dengang theme_advance_buttons2  sampai theme_advance_buttons4.
  • Setelah itu coba browse file example.php tadi dari browser. Apabila berhasil Maka akan tampil seperti ini :tiny

Berhasil.. Apabila kita ingin menghilangkan salah satu fasilitas pada tinyMCE tinggal cari nama button kemudian cari nama tersebut pada theme_advance_buttons. Cukup Mudah bukan.. Selamat Mencoba

*PS : Artikel yang serupa juga dituliskan di www.monahelisa.web.id*

 
Cara Cepat Upload File di cPanel

Saat ini berbagai webhosting baik itu free ataupun berbayar menyediakan cPanel,

apa itu cPanel ?

cPanel yaitu online Control Panel yang dapat digunakan untuk mengatur website, membuat email account dan banyak hal lainnya seperti instalasi script.

Beberapa hal yang dapat dilakukan dengan cPanel :

  1. Menambah/menghapus/merubah Email account
  2. Upload file dari browser
  3. Instalasi software/script
  4. Password protection untuk folder
  5. Edit file-file web site anda langsung dari browser
  6. Melihat Statistik web site

 Kali ini saya akan memberikan tips untuk melakukan upload file secara cepat,

cara ini digunakan untuk mempercepat proses upload file,

karena jika menggunakan cara konvensional atau cara biasa yaitu upload file satu persatu, pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengupload 100 file.

cara mempercepat proses upload nya adalah :

  1. buatlah sebuah folder baru untuk file yang akan di upload
  2. lalu kompres folder tersebut menggunakan software winzip atau winrar.
  3. Login ke cPanel anda dan masuk ke file manager, dan upload folder yang sudah terkompres tadi.
  4. Setelah itu buat sebuah folder di file manager dan anda ekstrak file tadi menggunakan file manager cPanel ke folder tersebut.
  5. Terakhir,pilih file-file yang sudah di ekstrak tadi ke dalam folder yang akan dituju.

proses upload ini saya gunakan untuk upload file-file wordpress sebesar 1.2 Mb, jumlah file lebih dari 300 file, dan proses ini hanya butuh waktu kurang dari 5 menit, sedangkan untuk cara konvensional butuh waktu 1 jam lebih.

sangat menghemat waktu bukan.

sekian tips dari saya, selamat mencoba. 

kunjungi blog saya di http://www.danu.web.id