networking
Beberapa istilah dalam jaringan

Istilah dalam jaringan


Jaringan dipenuhi oleh banyak istilah dan singkatan. Dibawah ini beberapa istilah dan singkatan yang umum digunakan :


ATM

Asynchronous Transfer Mode, sebuah teknologi jaringan yang mendukung transfer data, suara dan video berkecepatan tinggi.


Backbone

Kabel fiber optik berkecepatan sangat tinggi yang menghubungkan wilayah metpolitan di AS sepanjang ribuan km.


Bandwidth

Jumlah data (biasanya dalam satuan megabit per detik) yang bisa ditransmisikan melalui saluran elektronik.


Broadband

Menjelaskan layanan berbandwidth tinggi, seperti DSL dan modem kabel.


Circuit Switching

Cara kerja telepon biasa dimana perusahaan telepon membuat suatu sirkuit khusus di sepanjang jaringannya antara penelpon dan penerima telepon.


DSL

Digital Subscriber Line, sebuah teknologi yang memungkinkan komunikasi data kecepatan tinggi (mulai dari 144 Kbps) melalui saluran telepon berbahan tembaga biasa.


Internet2

Sebuah internet baru, yang hanya tersedia bagi pemerintah AS dan pengguna akademik, yang dioptimasi untuk mengirimkan multimedia dan data.


IP

Internet Protocol, sekumpulan aturan dan standar yang mengatur cara paket data dikirimkan dan diterima melalui internet.


Packet Switching

Cara kerja sebagian besar jaringan data. Data dibagi ke dalam sejumlah paket, alamat komputer tujuan paket tersebut ditambahkan pada paket. Perangkat-perangkat keras di sepanjang jaringan membaca alamat ini dan meneruskan paket tersebut sesuai dengan tujuannya.


Router

Perangkat keras yang menyusun Internet, router meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lain.


ISDN

Integrated Services Digital Network, sebuah standar komunikasi internasional dalam hal pengiriman data, voice dan video melalui jalur telepon. ISDN mendukung kecepatan transfer data hingga 64Kbps.


LC

Leased Channels (Leased Line), saluran koneksi telepon permanen antara dua titik yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi publik. Umumnya LC digunakan ketika terdapat kebutuhan komunikasi data jarak jauh yang harus dilakukan secara kontinyu. LC memiliki beberapa tingkatan tarif yang bergantung pada lebar jalur data (bandwidth) yang mampu dikirimkan melalui LC tersebut.

 

 --CMIIW--

 --cx rhecizen-- 

 

 

 
Pasang Kabel UTP Sendiri

Semua pasti tahu kan kalo yang namanya wired network kalo gak bener kabel ke konektor RJ-45 nya bisa-bisa network gak bakalan jalan. Belum lagi RJ-45 yang cuman sekali pake kalo salah pasang atau kurang pas pemasangan gak bisa dibenerin dan dipake lagi.
Sebener nya pemasangan nya mudah banget tapi ternyata gak semua orang tau gimana cara memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan benar dan bahkan lebih banyak lagi yang gak tau apa alasan kabel UTP harus dipasang seperti itu.

Seperti biasa bakalan rame dengan gambar jadi sabar aja buka nya ya :D .
Alat dan bahan yang diperlukan

Kabel UTP

Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu dari kategori 1 - 7 yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 - 7 diambil dari wikipedia.

  • cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.
  • cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps
  • cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps
  • cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.
  • cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.
  • cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.
  • cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e
  • cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps
  • cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.

Berikut ini contoh gambar kabel UTP yang sudah dipasang konektor, kabel cat-5e dalam keadaan terkupas dan kabel cat-6.

RJ-45 Connector

Setelah anda tahu jenis-jenis kabel sekarang konektor RJ-45 biar gak pusing ini gambarnya dan perbedaan nya dengan RJ-11 yang juga sering ditemukan dipasaran.

Gambar RJ-45 dengan 8 pin

Lokasi Pin No 1

Dengan posisi seperti dibawah pin no 1 adalah pin yang paling kiri (dilihat dari posisi anda)

Crimp Tool

Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja. Contoh gambarnya seperti ini.

Kabel Tester

Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Perbedaan diatara dua testerdibawah ini adalah yang satu memakai satu led untuk satu pair sementara yang satu lagi satu led untuk satu kabel. Untuk pemula lebih mudah untuk mempergunakan yang type satu led per kabel karena anda tidak akan dibuat pusing :D . Kemudian tester yang lebih kecil adalah remote cable tester yang dipakai apabila kabel yang di test panjang dan kedua ujung nya tidak berdekatan (misalnya ada diruangan yang berbeda). Cara penggunaannya adalah dengan memasang ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto, kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.

bahwa kabel tersebut bisa berfungsi dengan baik. Jarak maksimum 100meter dari kabel cat-5e kadang apabila di test dengan cable tester akan tetap menghasilkan nilai baik pada jarak lebih dari 100meter sementara ketika dialiri data koneksi terputus karena kabel terlalu panjang.

Tone Generator

Alat yang berikutnya adalah tone generator yang mampu melakukan tracing di posisi mana kabel putus. Sangat berguna apabila anda tidak menginginkan untuk mengganti seluruh kabel ketika ada kerusakan.

Susunan kabel standar menurut warna pada posisi stright dan pada posisi cross

Setelah anda tahu alat-alat yang diperlukan untuk pemasangan kabel UTP ke RJ-45 soket, sekarang ada istilah dalam stright dan crossover dalam cabling.
Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warna / stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih.
Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer dan receive data Alias nganggur.

Susunan kabel berdasar TX dan RX

Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output pada satu konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu konektor di Maping ke RX + di konektor yang lain dan TX - di konektor yang satu ke RX - di konektor yang lain.

Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.

Gambar paling kiri adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya berdasarkan standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari sebelah kiri dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.

Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya adalah contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat stright cable menjadi cross apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong nya.

Sementara untuk stright cable anda tidak perlu repot memikirkan cross over anda cukup menyamakan posisi kabel di satu sisi dengan sisi lainnya.

Tips untuk memasang Kabel ke Konektor

  1. Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool.
  2. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)
  3. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun dengan susunan standar untuk Stright atau T568A. Apabila anda merasa kurang nyaman dengan susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas sementara tangan yang satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas. Kemudian susun kembali dengan cara memelintir dan membuka lilitan pasangan kabel.
  4. Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.
  5. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah pemotong kabel) sampai rapih. Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai ujung kabel tidak lebih dari 1cm.
  6. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung kabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah.
  7. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimpt tool untuk di pres. Ketika konektor dalam kondisi didalam crimp tool anda bisa memastikan kembali kabel sudah sepenuhnya menyentuh bagian dapet RJ-45 dengan cara mendorong kabel kedalam RJ-45. Pastikan juga bahwa bagian pembungkus kabel sebagian masuk kedalam konektor RJ-45.
  8. Kemudian anda bisa menekan crimp tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45 masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang kecil. Apabila anda kurang kuat menekan kemungkinan kabel UTP tidak tersobek oleh pin RJ-45 sehingga kabel tersebut tidak konek. Dan apabila pembungkus bagian luar tidak masuk kedalam konektor RJ-45, apabila kabel tersebut sering digerak-gerakan, kemungkinan besar posisi kabel akan bergesar dan bahkan copot.
  9. Lakukan langkah-langkah diatas untuk ujung kabel yang satu nya lagi.
  10. Apabila anda yakin sudah memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan kuat selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada. Apabila anda tidak memiliki LAN tester jangan takut anda cukup melihat kembali kabel yang sudah terpasang, memastikan bahwa anda sudah cukup kuat memasang nya dan semua ujung kabel terlihat dari bagian depan RJ-45 maka hampir bisa dipastikan pemasangan kabel UTP tersebut sukses.
  11. Silahkan di coba dan good luck :)
 
Awareness & Framework Security Policy

Awareness & Framework Security Policy

 

PENDAHULUAN

 

Perkembangan Internet benar-benar telah merubah cara hidup dan pola business perusahaan dan manusia selama ini, sampai-sampai saat ini dikenal istilah dalam psikologi yaitu ”internetholic”, dimana ketergantungan seseorang terhadap layanan dan koneksi Internet dan akan merasa gelisah jika tidak online dalam sehari dan cepat spanning karena koneksi yang lambat, mau tidak mau lambat laun membuat hidupnya lebih individualisme karena kurangnya sosialisasi dengan masyarakat sekitar dan lebih banyak ”bersosialisasi” dengan lingkungan secara virtual. Internet, banyak sekali definisinya, penulis lebih suka mendefinisikan internetworking network, sebuah jaringan yang besar yang melibatkan banyak server dan resources lainnya untuk dapat dimanfaatkan dan diintegrasikan dalam satu jaringan tanpa mengenal jarak dan teknologi yang digunakan di setiap end usernya.

 

Begitu juga dengan perkembangan dan kebutuhan akan solusi dari komunikasi data sebuah perusahaan business (banking, retailed, manufacture, services, dan lain-lain), saat ini cenderung sebuah perusahaan mempunyai banyak cabang di banyak tempat yang terpisah oleh jarak dan secara geografis. Kebutuhan komunikasi ini biasanya digunakan untuk transfer data, sinkronisasi database, integrasi data / informasi, kebutuhan komunikasi suara menggunakan

VoIP, Teleconference untuk keperluaan meeting secara virtual sampai dengan integrasi system dengan menggunakan teknologi ERP/CRM/ Supply Chain.

 

Pada saat sebuah perusahaan telah atau akan mengintegrasikan jaringannya secara terpusat untuk keperluan proses bisnisnya dengan menggunakan komunikasi data via jaringan private tau sewa seperti Leased Channel, VSAT, VPN atau bahkan menggunakan jaringan public Internet), Maka ada suatu permasalahan lain yang sangat krusial yaitu ”Keamanan atau Security”. Karena tidak ada yang sistem yang aman didunia ini selagi masih dibuat oleh tangan anusia, mengapa karena kita hanya membuat meningkatkan dari yang tidak aman menjadi aman dan biasanya keamanan akan didapat setelah lubang / vurnability system diketahui oleh hacker atau cracker.

 

Ancaman banyak sekali seperti Virus, Trojan, Worm, DoS, hacker, cracker, carder, sniffing, defaced, Buffer Overflow, dan sebagainya dengan apapun istilah underground yang banyak sekali saat ini, yang pasti akan menyusahkan kita pada saat ancaman-ancaman ini ”menyerang”. Karena akan semakin kompleksnya administrasi dari jaringan skala luas (WAN) maka diperlukan suatu mekanisme keamanan dan metode untuk dapat mengoptimalkan sumber daya jaringan tersebut, semakin besar suatu jaringan maka makin rentan terhadap serangan dan semakin

banyak vurnability yang terbuka. Ada banyak teknologi yang menawarkan security jaringan ini. Masing-masing teknologi yang ditawarkan tersebut mempunyai dasar yang sama, yaitu untuk melindungi system jaringan dari akses yang tidak berhak dan membatasi suatu layanan yang sesuai dengan policy dari perusahaan. Kalau kita simak perkembangan teknologi security yang dahulu masih sangat sederhana sampai yang kompleks saat ini, sebut saja beberapa penyedia atau vendor peralatan dan penyedia jasa security baik yang berbasis hardware atau software seperti Cisco, Nortel, IBM, Cyber guard, Check Point, ISA Server Microsoft, dan sebagainya yang semuanya menyediakan ’one stop

solutions’ untuk permasalahan keamanan jaringan komputer dan informasi. Saat ini banyak perusahaan yang rela membeli perangkat tersebut dengan nilai yang tidak murah. Hal ini karena kesadaran atau hanya karena ikut trend saja. Padahal belum tentu dengan berbelanja perangkat yang mahal dan total solutions akan menghindari atau meniadakan serangan dari jaringan publik seperti Internet, inilah yang sering salah tanggap dengan mengatakan ” kita telah membeli Firewall dan sistem keamanan yang canggih dari vendor X ” atau ” saat ini kita telah mengimplementasikan jaringan Firewall yang berlapis-lapis”. Statement ini tidak salah namun dari kaca mata penulis saat ini serangan tidak hanya berasal dari luar jaringan tapi juga banyak berasal dari dalam jaringan kita dan metode serangannya yang berbeda-beda. Maka akan hal yang bukan mustahil perangkat yang mahal tadi tidak berguna pada saat terjadiserangan, karena sistem yang baik tidak hanya dari perangkat hardware dan software tapi juga dari kebijakan yang dibuat oleh perusahaan tersebut. Kesadaran dari pucuk pimpinan sampai denga seluruh staff dan pegawai merupakan pula kunci utama keberhasilan dari system keamanan yang akan kita terapkan. Tulisan ini mungkin akan membuka wawasan kita tentang

pentingnya ”Awareness terhadap keamanan sistem komputer dan Framework awal untukKebijakan Keamanan sistem komputer”.

 

 

A .Awareness.

 

Kesadaran yang penuh dari semua level manajemen, mungkin ini yang akan menjadi penekanan pada suatu sistem keamaman yang akan kita buat, tanpa ada kesadaran dari semua level diperusahaan tersebut maka secanggih apapun peralatan tersebut tidak akan optimal, misalnya contoh kasus

  1. mempunyai router yang mahal dan canggih namun tidak diletakan ditempat khusus dan diatur dengan baik
  2. perusahaan membeli perangkat Firewall dan Antivirus Server berlicensed mahal, namun karena tidak ada kesadaran dari pegawai dengan tanpa berdosa mereka menyalin file dari media penyimpanan eksternal lainnya seperti flasdisk, hardisk, cd dan sebagainya tanpa melakukan checking antivrus lagi.
  3. Ada beberapa karyawan yang membuka attachment email yang tidak jelas asalnya
  4. Dengan gampangnya admin memberikan akses root ke server dan komputer karyawan.
  5. sharing files yang dibuka tanpa proteksi di sebuah jaringan
  6. install sofware third party yang tidak jelas kegunaannya dan software peer to peer untuk download share.
  7. menuliskan user password confidential pada secarik kertas dan ditempel di layar monitor atau catatan kecil yang mudah terlihat.

 

 

Secara garis besar keamanan sistem informasi dan komputer dapat dibagi dua yaitu keamanan secara phisikal dan secara logikal. Secara Phisik berarti bagaimana kita mengamankan semua infrastruktur peralatan sistem keamanan kita baik dari sisi server, ruangan, kabel, system backup redundant system, system cadangan power listrik dan lain-lain sedangkan keamanan

secara logikal tentang metode keamanan seperti protocol yang digunakan, metode komunikasi datanya, model basis datanya dan sistem operasinya. Contoh mengambarkan pengamanan secara phisik, film mission imposible, twelve thirteen, independent days, dimana para jagoan tersebut masuk ke “jantung” servernya dan melakukan penetrasi serangan untuk melumpuhkan

sistem komputernya.

 

 

B. Framework Security Policy

 

Dalam membuat suatu policy tentang sistem keamanan, ada beberapa hal yang bisa mejadi

pedoman awal sebelum menetapkan suatu kebijakan, diantaranya ;

1.      Computer Physical, membuat aturan baku tentang akses computer dan jaringan secara langsung misalnya kabel, server yang diletakkan diruangan khusus, hub, router, dan lainlain. Ruang server ini sering disebut NOC (Network Operating Center) yang biasanya diruangan khusus yang terpisah dari user dan terdapat rack-rack khusus untuk menempatkan perangkat jaringannya. Solusi ruangan server ini bisa menggunakan solusi dari PANDUIT (www.panduit.com), saat ini dalam implementasi pembangunan ruang khusus server bisa menggunakan solusi data center PANDUIT.

 

 

Gambar solusi penempatan server diruangan khusus

 

 

 

2.      Koneksi kabel yang dilindungi, kabel UTP, STP atau coax dari gangguan sabotase langsung, perlindungan bisa menggunakan sistem cable duck / wiring duck atau menempatkan di dalam dinding dengan tambahan wallplate / outlet UTP.

           
     
 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar aksesoris perlengkapan kabel

 

Sistem perkabelan selain untuk memperhatikan masalah keindahan secara visual tapi juga untuk membatasi masalah sabotase langsung pada jaringan kabelnya. Beberapa kasus penyadapan dilakukan dengan ”cut” langsung pada perkabelan LAN yang ada. Dengan menggunakan wiring duck kita dapat menutupi kabel agar terlihat lebih rapi dan menyusahkan jika ada yang mau melakukan network cable cut off. Ada standar dari TIA/EIA 568 A sistem perkabelan yang menggunakan sistem horizontal cable

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar standar cabling dari TIA

 

3.      membuat metode otentikasi di jaringan nirkabel, saat ini penggunaan W-LAN sudahmenggantikan jaringan fixed LAN, dikarenakan sifatnya yang mobile dan broadcast maka ada beberapa kelemahan mendasar yaitu metode hacking wireless. Metode otentikasi bias menggunakan RADIUS (Remote Access Dial-in User Services) yang tidak lagi menggunakan protocol WEP (Wired Equivalent Privacy) dan WPA (Wi-Fi Protected Access) yang mudah di tembus.

4.      Membuat mesin Filtering dan otentikasi Firewall, jika perusahaan mempunyai server farm yang terintegrasi ke cabang-cabang atau mobile user dan telecomuters sudah seharusnya membuat sistem filtering atau FIREWALL. Firewall suatu metode hardware atau software yang tugas utamanya untuk melakukan penyaringan paket data yang boleh masuk dan keluar yang ditetapkan oleh perusahaan.

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar contoh implementasi Firewall

 

 

5.      Membuat password BIOS, LILO boots, Screen saver, user disarankan untuk membuat password di computer nya masing-masing untuk kepentingan keamanan pribadi, misalnya password untuk BIOS agar ngak bisa sembarang orang masuk ke konfig BIOS, password LILO Boots agar tidak semua orang bisa merubah dan membypass masuk ke system tanpa password dan password screen saver pada saat ditinggalkan berapa saat harus memasukan kata tertentu.

6.      Automatic Lock, aturan yang memungkinkan penguncian sistem secara otomatis, jikaterjadi misalkan penulisan password yang salah sebanyak tiga kali. Ini sangat berguna untukuser yang bisa login ke server.

7.      Check Log adminstrasi secara priodik dengan melakukan checking semua aktivitas system computer baik dari sisi akses ke user, jalannya daemon sistem, dan akses user ke sistem.

8.      Closed Port / Services / Daemon, menutup port-port atau layanan-layanan yang tidak penting atau tidak digunakan. Ada banyak port yang terbuka di sistem operasi yang secara default digunakan aplikasi untuk terkoneksi ke sistem lainya. Biasanya dengan port inilah serangan dimulai, dari serangan worm, trojan, sampai dengan DOS dan DDOS.

9.      Ganti password secara berkala (admin & user) dan dokumentasikan, Password yang baik selain terdiri dari karakter dan angka juga panjangnya, ada baiknya password diganti secara berkala misalnya 1 bulan sekali dan di dokumentasikan. Ada beberapa hal yangharus diperhatikan pada saat membuat password

                        Jangan pernah menggunakan kata-kata umum yang ada dikamus

                        Gunakan kombinasi huruf dan angka (besar dan kecil)

                        Min 5 karakter

                        Ganti secara berkala

Jangan gunakan password tentang pribadi : TTL, nama pacar,           nama   ortu, alamat, dll

Harus mudah diingat

10.  New accounts, membatasi user baru dengan quota, memory dan akses beserta hak yang dimilikinya. Awareness & Framework Security Policy | ver. 1.o (23/12/07)

8

11.  Account, apakah sebuah account dapat digunakan bersama, disaat accountnya ditolak apa yang harus dilakukan oleh user. Account yang expired seperti keluarnya pegawai / resign yang dahulu mendapatkan hak akses ke server seperti account mail, account web atau quota di server untuk menyimpan datanya harus segera dihapus setelah pegawai tersebut resmi resign dari perusahaan.

12.  Checking Files, melakukan pemeriksaan secara intensif file atau software yang didapatkan dari luar sistem atau dari download di Internet

13.  Remote account, melakukan checking misalnya remote account yang telah kadaluarsa

14.  User id dan Group id, menerapkan kelompok-kelompok berdasarkan user dan kelompok agar mudah dimaintenence

15.  Social engineering, metode dengan ”mengelabui” melakukan pencarian informasi tidak dengan cara penetrasi langsung ke sistem server, biasanya ini terjadi di perusahaan layanan yang menyediakan CSO (Customer Services Officer) atau Front Office yang langsung bersinggungan dengan customer, misalnya lewat telpon meminta untuk mengganti password atau menanyakan password yang katanya lupa. Atau dengan mencari-cari serpihan kertas yang dibuang tanpa dihancurkan terlebih dahulu padahal biasanya berisi informasi penting seperti password, nomer telpon, masalah keuangan, dan lain-lain

16.  Root Security, sistem administrasi dengan menggunakan remote sistem harus melalui jaringan yang aman, misalnya VPN, SSL, atau SSH.

17.  Remote User, disaat akan terkoneksi ke jaringan apa yang mesti dilakukan oleh user, bagaimana jika user akan terkoneksi ke jaringan local dari jaringan public.

18.  Membatasi akses pegawai yang tidak berhak untuk bisa mengakses tempat tertentu,misalnya pegawai dibagian Riset sangat leluasa masuk dan keluar kantor bagian marketing /finances

19.  Backup, membuat aturan dengan menerapkan kegiatan backup secara berkala atau menggunakan sistem cadangan, saat ini trend perkembangan DRC (Disaster Recovery Center) yang biasa digunakan perusahaan banking, dimana menggunakan server cadangan

 

 

 

By Deddy Suryadi S

Nama Suci : Driver

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Tutorial membuat jaringan lokal sederhana dengan Windows XP

 

Sebuah jaringan mungkin akan Anda butuhkan jika Anda memiliki lebih dari

satu komputer. Pekerjaan seperti bertukar data, berbagi (sharing) internet, printer

dan masih banyak hal lagi yang bisa Anda lakukan dengan jaringan komputer.

Dalam tulisan singkat ini, saya hanya membahas hal-hal teknis yang dapat

langsung dipraktekkan. Hal teknis yang berhubungan dengan perangkat keras,

hanya dijelaskan secara singkat. Saya tidak akan membahas teori atau konsep

mendasar mengenai TCP/IP, cara kerja switch, jenis-jenis kabel atau hal lainnya,

menurut saya lebih baik Anda membaca buku jaringan komputer.

Saya menggunakan sistem operasi Windows XP (selanjutnya saya singkat

menjadi Windows saja) yang digunakan untuk membangun jaringan komputer dan pengalamatan IP dilakukan secara manual (bukan dengan DHCP). Anda juga

harus memiliki akses administrator. Untuk sistem operasi yang masih dari keluarga

Windows, konsepnya sama hanya saja caranya sedikit berbeda.

 

Peralatan yang Anda butuhkan

Jaringan yang kita bangun merupakan jaringan dengan kabel, mungkin di

tutorial berikutnya saya akan menulis tentang jaringan tanpa kabel. To the point

saja, selain 2 atau lebih komputer, peralatan yang Anda butuhkan untuk membuat

jaringan komputer sederhana dengan media kabel antara lain:

Tang crimping.

Kabel UTP, dengan panjang secukupnya.

Connector RJ-45, minimal 4 buah.

Hub atau lebih disarankan menggunakan Switch, dengan jumlah port

disesuaikan dengan jumlah komputer (ada 5 port, 8 port, dst).

NIC (Network Interface Card) pada tiap komputer yang akan dijaringkan.

 

Instalasi NIC pada komputer

Tahap ini mungkin bisa Anda lewati jika komputer Anda sudah memiliki NIC

terintegrasi dengan motherboard. Bagi Anda yang tidak terbiasa memasang

perangkat keras komputer, lebih disarankan meminta bantuan teknisi atau yang

lebih ahli.

Pemasangan NIC cukup ditancapkan pada slot kosong di motherboard.

Pastikan NIC terpasang dengan benar agar dapat bekerja. Hidupkan komputer,

jika Windows mendeteksi adanya perangkat keras baru, berarti Anda berhasil.

Installah driver NIC yang dibutuhkan. Setelah proses instalasi driver, buka System

properties, tekan tombol bergambar windows dan tombol pause bersamaan, atau

melalui Start > Control Panel > System (lihat gambar ikon yang dilingkar merah).

 

 

 

Gambar ikon System pada window Control Panel.

Jika tampilan Control Panel Anda berbeda, pada navigasi di sisi kanan

(seperti terlihat pada gambar dibawah), klik Switch to Classic View.

 

 

Gambar navigasi di sisi kanan pada window Control Panel.

Setelah window System Properties muncul, seperti terlihat pada gambar

berikut. Klik pada tab Hardware (yang dilingkar merah pada gambar dibawah),

kemudian arahkan ke tombol Device Manager kemudian klik.

 

Gambar tab Hardware pada System Properties.

 

Anda akan melihat tampilan seperti gambar dibawah. NIC yang terinstall

dengan benar, dapat dilihat pada item Netw

 

 
mengizinkan root login via ssh pada freebsd

default dari system freebsd tidak mengizinkan root login via remotely. Hal ini dengan satu alasan yaitu keamanan dan ada beberapa bugs di openssh yang menjadikan di system freebsd defaultnya root tidak bisa remotely.

default dari system freebsd tidak mengizinkan root login via remotely. Hal ini dengan satu alasan yaitu keamanan dan ada beberapa bugs di openssh yang menjadikan di system freebsd defaultnya root tidak bisa remotely.

tetapi untuk memudahkan konfigurasi sering kita harus  meng enable kan root via remote(ssh) dengan melempar masalah security ini jauh2 dan  ke arah firewall saja. untuk bisa remote ssh via putty ke mesin maka yang harus kita rubah adalah di file

 

sshd_config        <<< letaknya ada di /etc/ssh/

coba cari permitrootlogin

sshd_config   <<< ini masi default belum bisa root via ssh

# Authentication:

#LoginGraceTime 2m
#PermitRootLogin no
#StrictModes yes
#MaxAuthTries 6

sshd_config  <<< setelah dirubah supaya ssh with account root bisa dilakukan

# Authentication:

#LoginGraceTime 2m
PermitRootLogin yes
#StrictModes yes
#MaxAuthTries 6

setelah dirubah simpan dengan perintah esc lalu ketik :wq  lalu tekan enter

setelah itu kita reload configurasi sshd kita dengan perintah

lpds-125-163-ardan# /etc/rc.d/sshd reload
Reloading sshd config files.
lpds-125-163-ardan#

===============================================================

selesai sekarang kita coba remote system freebsd kita dengan putty menggunakan account root :P~

login as: root
Using keyboard-interactive authentication.
Password:
Last login: Mon Jun  4 06:16:20 2007 from 192.168.0.101
Copyright (c) 1980, 1983, 1986, 1988, 1990, 1991, 1993, 1994
The Regents of the University of California.  All rights reserved.

FreeBSD 6.2-RELEASE (SMP) #0: Fri Jan 12 11:05:30 UTC 2007

Welcome to FreeBSD!

Before seeking technical support, please use the following resources:

o  Security advisories and updated errata information for all releases are
at http://www.FreeBSD.org/releases/ - always consult the ERRATA section
for your release first as it’s updated frequently.

o  The Handbook and FAQ documents are at http://www.FreeBSD.org/ and,
along with the mailing lists, can be searched by going to
http://www.FreeBSD.org/search/.  If the doc distribution has
been installed, they’re also available formatted in /usr/share/doc.

If you still have a question or problem, please take the output of
`uname -a’, along with any relevant error messages, and email it
as a question to the This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it mailing list.  If you are
unfamiliar with FreeBSD’s directory layout, please refer to the hier(7)
manual page.  If you are not familiar with manual pages, type `man man’.

You may also use sysinstall(8) to re-enter the installation and
configuration utility.  Edit /etc/motd to change this login announcement.

 

 

irc.easynet.org

 

 
Mengenal Jaringan

    Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba memaparkan sedikit tentang jaringan komputer yang biasa kita lihat pada laboratorium komputer, warnet, kantor, dan tempat-tempat lain. Dalam artikel  ini saya akan mencoba memaparkan apa itu jaringan komputer, klasifikasi jaringan komputer, serta topologi atau bentuk-bentuk jaringan komputer. Sedangkan bagaimana cara membangun jaringan komputer dan cara menanggulangi kesalahan-kesalahan pada jaringan komputer akan saya paparkan pada tulisan saya selanjutnya.

 A. Jaringan Komputer

            Jaringan komputer adalah kumpulan beberapa komputer dan alat-alat yang lain seperti printer, hub, dan yang lainnya yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara dan bisa di gunakan secara bersama. Media perantara ini bisa merupakan media kabel ataupun media tanpa kabel yang akan mengalirkan data dari satu komputer ke komputer lainnya atau dari satu komputer ke perangkat yang lain, yang memungkinkan masing-masing komputer yang terhubung tersebut bisa bertukar dokumen dan data, memakai satu printer untuk beberapa komputer.

B. Klasifikasi Jaringan Komputer

Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan skala dibagi dalam empat bagian  :

Skala yang dimaksud disini adalah ukuran dari daerah cakupan jaringan komputer.

1.      LAN ( Local Area Network )

Local area network adalah jaringan lokal atau jaringan private yang ada dalam satu gedung atau dalam satu ruangan. LAN biasa di gunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan satu resource secara bersama-sama, misalnya penggunaan printer secara bersama-sama, penggunaan media penyimpanan secara bersama, dan lain-lain.

 2.      MAN ( Metropolitan Area Network )

Metropolitan Area Network adalah pengembangan dari LAN yang menggunakan metode yang sama dengan LAN tetapi daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan LAN yang hanya ada pada satu ruangan atau gedung, tetapi pada MAN cakupannya bisa merupakan satu RT atau beberapa kantor yang berada dalam komplek yang sama.

 3.      WAN ( Wide Area Network )

Wide Area Network dengan cakupan yang lebih luas lagi, cakupannya meliputi satu kawasan, satu pulau atau satu negara bahkan benua. Sedangkan metode yang di pakai dalam WAN hampir sama dengan yang di pakai di dalam LAN dan MAN.

 4.      Internet

Internet adalah interkoneksi antar jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia yang bisa saling berkomunikasi dan bertukan informasi menggunakan standard Internet Protocol ( IP ).

Klasifikasi jaringan komputer berdasar kan media pengantar data daoat kini bagi menjadi dua :

1.      Wireless Network

Wireless Network adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan media pengantar peralatan radio yang bisa saling terhubung. Jenis- jenis radio yang bisa di gunakan memiliki macam dan ragam yang banyak. Seperti halnya radio yang biasa kita dengar kan yang memiliki frequensi, radio inipun memiliki frequensi yang membatasi tiap-tiap radio tidak saling terhubung. Frequensi yang di gunakan pada radio untuk jaringan komputer biasanya menggunakan frequensi tinggi, seperti 2.4 GHz , 5.8 GHz, dan banyak lagi yang lainnya.

 2.      Wire Network

Wire Network adalah jaringan komputer dengan menggunakan kable sebagai perantaranya. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya di sebut dengan kabel UTP (Unshielded twisted-pair). Kabel ini menggunakan bahan dasar tembaga tanpa pelindung di dalamnya, makanya kabel ini  dinamakan dengan Unshielded twisted-pair. Kabel yang digunakan dalam pengkoneksian komputer-komputer ini memiliki kategori yang berbeda-beda, dimulai dengan category 1 ( cat1), category 2 (cat2), category 3(cat3), category 4(cat4), category 5 (cat5), Enhanced category 5 (cat5e), dan lain-lain. Sedangkan yang umum dipakai adalah (cat5) dan (cat5e). Sedangkan konektor di ujung masing-masing kabel di sebut dengan RG 45.

Klasifikasi jaringan berdasarkan fungsi. Jaringan komputer dibagi menjadi 2 bagian.

1.      Client Server

Client Server adalah jaringan komputer yang salah satu komputer di dalam jaringan tersebut di dedikasikan sebagai server atau induk dari komputer yang lain, yang melayani atau memberikan services kepada komputer lain sebagai client. Services disini bisa berupa service web, service mail, service file, dan services yang lainnya.

 2.      Peer to Peer

Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana komputer yang terhubung bisa menjadi server sekaligus sebagai client. Implementasi bisa kita lihat pada jaringan network local yang bisa menerima dan memberikan access dari dan ke komputer yang lainnya.

 C. Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.

1.      Topologi Bus

Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.  

            Gambar topologi bus

Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

 2.      Topologi Cincin

Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.

 

  Gambar ring topology

Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.

 3.      Topologi Token Ring

Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.

Gambar topologi token ring

Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.

 4.      Topologi Bintang

Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.

       Gambar topologi star

Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.

 5.      Topologi Pohon

Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

 

    Gambar topogi pohon (tree)

Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan. (fle/lit)