UKM IT “Cybernetix” adalah unit kegiatan mahasiswa Teknologi Informasi yang bergerak dalam bidang pembelajaran, penelitian dan pengembangan teknologi informasi dengan motode belajar bersama dan berbagi ilmu. Penelitian dan pengembangan yang di lakukan didasarkan pada minat dan pengetahuan dari anggota yang disatukan. Disamping mengadakan penelitian dan pengembangan UKM IT juga melakukan pembelajaran bersama dalam bidan teknologi informasi yang berintikan belajar dan berbagi ilmu bersama.

UKM IT merupakan bagian dari keluarga besar KM UPI “ YPTK” Padang, dibawah naungan BEM-Universitas, yang didirikan pada tanggal 8 Juni 2007 dalam acara musyawarah besar pembentukan UKM IT yang berlangsung alot dari tanggal 7 – 8 juni 2007 atau pada semester genap tahun ajaran 2006-2007. Peresmian UKM IT langsung di lakukan oleh presiden mahasiswa BEM-Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang.

Proses pendirian UKM IT sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum UKM IT diresmikan. Perjalanan panjang pendirian UKM IT tidak terlepas dari kolompok belajar linux yang sudah ada dari tahun 2001 di kampus UPI “YPTK” yaitu TSL ( Tim Studi Linux ), yang pada saat itu dalam keadaan vacum. Dimana dari pembicaraan ketua TSL yang pada saat itu masih aktif kuliah di kampus UPI ”YPTK” yaitu Muhammad Riza Nurtam dengan beberapa orang pencetus berdirinya UKM IT yaitu Medio Nofriyanto, Hadad Samir dan Rafles Susandi timbul keinginan untuk mengaktifkan kembali kelompok belajar linux TSL menjadi sebuah UKM yang legal di kampus UPI “YPTK” Padang. Pada saat merintis jalan juang untuk mendirikan UKM, pada tanggal 9 Desember 2006 mailing list TSL yang ada pada googlegroups menerima email dari salah satu anggota yang merupakan mahasiswa aktif UPI “YPTK” Padang. Setelah di telusuri mahasiswa yang mengirim email ke mailing list TSL, Muhammad Riza dan Rafles S langsung menghubungi mahasiswa yang mengirim email yang ternyata adalah Alif Amri Suri dan di dapatkan hasil yang juga sama dengan pembicaraan sebelumnya untuk mengaktifkan kembali TSL menjadi UKM di lingkungan kampus, dan juga di putus kan untuk mengumpulkan mahasiswa yang juga memiliki ide sama untuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa. Ini dilakukan karena sangat didasari oleh perjuangan penelitian dan pengembangan di kalangan mahasiswa Universitas Putra Indonesia masih di lakukan perpribadi dan kelompok kecil yang saling terpisah.

Berdasarkan pada keputusan tersebut maka pada tanggal 18 Desember 2006 berhasil dilakukan pertemuan pertama dengan agenda membicarakan pengaktifan TSL sebagai UKM, yang bertempat di KAFE-IN dan dihadiri oleh sembilan pencetus berdirinya UKM IT yang terdiri dari Muhammad Riza Nurtam sebagai ketua TSL, Rafles Susandi, Medio Nofri Yanto, Alif Amri Suri, Haddad Samir, Alfin Akhret, Andi Hardiansyah, Yollanov Hidayat dan Ahmad Reyhan Ali. Setelah melalui perbincangan panjang akhirnya di dapat kesepakatan untuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Informasi yang didalamnya ada kelompok-kelomok belajar yang akan membahas bagian tertentu. Dengan bermodalkan satu kesepakatan maka direncankan untuk mengadakan lebih banyak pendekatan kepada rekan-rekan mahasiswa yang memiliki ide yang sama dalam pendirian UKM IT di kampus UPI “YPTK” yang akhirnya berhasil dilakukan pertemuan kedua pada malam hari tanggal 25 Desember 2006 bertempat di kampus Universitas Putra Indonesia, yang di hadiri sekitar 25 orang mahasiswa. Pada pertemuan kedua ini didapat kesepakatan untuk melakukan pendekatan kepada pihak berwenang yang ada di kampus UPI “YPTK” Padang, dan juga diperoleh kesepakatan model UKM yang akan didirikan.

Dalam proses pendekatan kepada pihak berwenang di kampus UPI “YPTK” Padang yakninya pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas dilakukan dengan pendekatan secara lisan. Pada akhirnya keluar inisiatif dari pihak BEM – U untuk mengundang pencetus UKM IT ke kantor BEM – U untuk berbincang-bincang mengenai pendirian UKM IT. Pada pertemuan dengan pihak BEM – U di dapatkan beberapa prosedur pendirian UKM di kampus UPI “YPTK” Padang yang harus di ikuti oleh keseluruhan lembaga yang akan di legalkan di kampus UPI “YPTK” Padang.

Mengikuti prosedur yang berlaku di BEM – U maka akhirnya pada tanggal 2 April 2007 setelah mengalami fakum beberapa minggu tim formatur pembentukan UKM IT yang di ketuai oleh Rafles Susandi mengajukan proposal pengajuan pendirian UKM IT di kampus UPI “YPTK” Padang ke pihak BEM – U. Serta untuk mengikuti prosedur lainnya yang merupakan suatu kewajiban dari setiap UKM yang akan di dirikan untuk memiliki anggota aktif minimal 25 orang. Maka karena pada pertemuan kedua pendirian UKM IT sudah didapatkan lebih dari 25 orang mahasiswa yang sudah mencukupi untuk memenuhi prosedur tersebut. Akan tetapi setelah di lakukan kegiatan pembelajaran bersama yang di adakan di laboratorium komputer UPI “YPTK”, ternyata jumlah mahaiswa yang pada mulanya berjumlah 25 orang berkurang karena telah lulusnya beberapa orang mahasiswa pada wisuda pada bulan April 2007. Melihat keadaan ini maka keseluruhan tim formatur mengambil inisiatif untuk mengumpulkan mahasiswa yang berpikiran sama untuk mendirikan UKM IT. Juga pada acara pembelajaran ini di dapatkan nama sementara untuk UKM IT demi memudahkan pemberian informasi kepada anggota, yaitu QWERTY Computer Club yang disingkat menjadi QCC.

Setelah melakukan pendataan mahasiswa yang memiliki keinginan dan kesamaan pendapat tentang pendirian UKM IT “QCC” yang di lakukan ditengah-tengah kesibukan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di kampus UPI “YPTK”, ditengah-tengah kesibukan persiapan pemilihan gubernur fakultas-fakultas di UPI”YPTK”, untuk menyamakan lagi persepsi tentang pendirian UKM IT “QCC” yang di hadiri oleh lebih dari orang mahasiswa. Sebelum mengajukan surat permohonan untuk mengadakan musyawarah besar tim formatur dan anggota melakukan beberapa kali pertemuan dan memilih pejabat sementara pra UKM IT “QCC”. Akhirnya proposal permohonan untuk mengadakan musyawarah besar pembentukan akhirnya di ajukan ke pihak BEM – U dan di tembuskan ke wakil rektor III bagian kemahasiswaan UPI “YPTK” Padang.

Akhirnya tanggal 7-8 Juni 2007 diadakan Sidang Umum Pembentukan UKM IT dengan jumlah anggota pendiri sebanyak 52 orang. Dan pada sidang itu pula diputuskan untuk mengganti nama QCC menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Informasi Cybernetix.